Selasa, 01 Mei 2012

RAJA ABDULLAH II DARI YORDANIA ADALAH PEMIMPIN KHALIFAH UMAT ISLAM DI SELURUH DUNIA SAAT INI

RAJA ABDULLAH II  PEMEGANG TAHTA SYAM
Sultan Awliya Mawlana Syaikh Nazim Adil Haqqani qs
Lefke Cyprus - 28 April 2012
Audzubillahi minasy syaitahnir rajim, Bismillahir Rahmaanir Rahim
Kita berada diakhir zaman dimana Rasulullah saw mengatakan, ”Setelahku adalah para Kulafa Rasyidin, setelah itu para Pangeran, dan setelah itu para Raja. Dan setelah Raja adalah para Tiran (Diktaktor). Kemudian seseorang dari Ahlul Bayt (keturunan Nabi saw) akan muncul dan mengisi dunia dengan kedamaian yang sebelumnya dipenuhi dengan ketidak adilan dan korupsi. Dan para tiran akan dihancurkan, dan kita sudah dekat dengan waktu dimana para Raja akan memerintah kembali. Dan Allah swt akan mengirimkan dukungan untuk Islam. Dan kemudian seseorang dari keturunan Nabi Muhammad saw akan muncul untuk memimpin (Sayidina Mahdi as)

Wahai para Raja dan yang terhormat Raja Abdullah II dari Yordania yang diberkahi, yang berasal dari keturunan Nabi saw, yang akan membawa orang Arab dan seluruh muslim, dimana saat ini seluruh umat Islam tidak memilki Imam dan Kalifah yang mewakili Nabi Muhammad saw. Dan saat ini dari timur ke barat, siapakah yang dapat membawa beban dari keturunan Nabi saw untuk dapat bersama dengan Sayidina Mahdi as?. Maka saat ini, kehormatan dan kekuatan diberikan kepada Raja Abdullah II dari Yordania.

Saya adalah hamba yang lemah dan fakir, dan pesan ini telah kami terima untuk disampaikan kepadanya bahkan sebelum dia dilahirkan, 70 tahun yang lalu. Ketika saya berada di Syam bersama Sayyidina Syaikh Abdullah Faiz ad-Daghestani qs yang juga merupakan guru dari Raja Abdullah I dari Jordan yang merupakan Amir dan Imam dari Jordan yang juga seorang Raja. Dan Raja Abdullah I mengirimkan Mufti Jordan untuk mengunjungi Syaikh Abdullah Faiz ad-Daghestani qs. King Abdullah I telah mengambil bay'at kepada Syaikh Abdullah Faiz qs dalam tariqah Naqshbandi Aliyyah.
Mufti tersebut menyampaikan pesan dari Raja Abdullah I, apakah yang harus kami lakukan. Kemudian Syaikh Abdullah Faiz ad-Daghestani qs menyuruhku untuk menulis surat kepada Raja Abdullah I, surat itu sangat panjang. Syaik Abdullah Faiz qs memperingatkan agar Raja Abdullah tidak hadir pada salat jumat di Masjid Al-Aqsa, karena seseorang akan membunuhnya. Tetapi beberapa waktu kemudian seorang amir mengundanganya ke Palestina dimana bertepatan dengan hari Jumat. Mungkin Raja Abdullah terlupa dengan pesan tersebut dan memang sudah takdir yang digariskan Allah swt bahwa dia akan meninggal disana ditembak oleh seseorang.
Dan King Abdullah II saat ini adalah cucu dari King Abdullah I, dia adalah salah satu dari singaNya Allah. Sepuluh negara di wilayah Syam akan berada dibawah kepemimpinan King Abdullah II.Sekarang kita berada didalam zaman para Tiran, dimana mereka dengan ribuan siasat dan trik menyebabkan umat muslim terlupa dengan perlunya Imam bagi Muslim, Kekalifahan Islam, Kesultanan Islam. Seluruh dunia Islam terjatuh kedalam jurang kehancuran dan tidak memiliki jalan keluarnya.
Saya yang lemah ini hanyalah pelayannya King Abdullah II, usia saya sudah tua. Saya menerima pesan dari para ahlul Syam, wahai King Abdullah janganlah takut, karena dukungan Allah bersamamu dan Syam terbuka saat ini tanpa kepemimpinan. Umumkan kepada penduduk Syam bahwa engkau adalah keturunan Nabi Muhammad saw (ahlul bayt) dan akan menjadi Raja terakhir untuk memerintah tanah Syam, jangan ragu-ragu dan jangan takut. Umumkan bahwa kau adalah ahli waris dari Nabi saw sebagai kalifah Rasulullah saw, dan akan membawa bendera Rasulullah saw.
Maka Raja Abdullah akan memilki tiga Resimen Pasukan, Pasukan dengan bendera Sayidina Muhammad saw, Pasukan dengan Bendera Sayidina Mahdi as, dan Pasukan dengan Bendera Kerajaannya. Dia harus menaikkan bendera itu dengan genderang perang, dan aku yang akan pertama kali berbayat kepadanya. Dan aku umumkan kepada seluruh dunia muslim bahwa dia adalah Kalifah pewaris Nabi saw. Dan dia akan menaikkan bendera Islam dan dia akan mendapat kemenangan dan akan bergabung bersamanya 10 negara Islam dibawah kepemimpinannya. Wahai mareka yang mendengarkan suhbah ini, sampaikan pesanku ini untuk seluruh muslim diseluruh dunia.
Kemudian Sayidina Mahdi as akan datang dari daerah Qadam di Syam. Dan saya hamba yang lemah ini yang pertama kali berbayat kepadamu King Abdullah II, dan saya umumkan kepada seluruh Raja dan Sultan dinegeri Islam untuk berbayat dan bergabung serta mendukung King Abdullah.
Wahai King Abdullah, saya yang pertama kali berbayat kepadamu, terimalah bayat ku wahai Raja Abdullah, terimalah bayatku wahai Raja Abdullah. Aku melihatnya, dia akan bersama dengan Sayidina Mahdi as. Dan saya memerintahkan kepada seluruh umat muslim dunia, untuk mengambil bayat kepadanya. Dan siapa yang tidak berbayat kepadanya maka dia bukan muslim, dan seluruh Awliya akan mengambil bayat kepadanya. Seluruh dunia harus berbay'at kepadanya karena dia diberkahi didunia dan di akhirat. Karena dia adalah Kalifah Islam, jika kalian tidak mendukungnya maka kalian akan dihancurkan.
Dia adalah kalifahnya Rasulullah saw, mewakili Nabi saw dan mewakili Sayidina Mahdi as hingga kedatangannya. Pimpinlah mereka dengan Bismillah, maka akan ada dukungan Kekuatan Allah kepadanya. Dan dia akan memimpin pasukan untuk masuk ke Libya, Yaman, Irak, Turky, Hijaz dan siapapun yang mendukungnya maka mereka adalah ahli surga.

Terimalah bayatku, terimalah bayatku, semoga engkau menerima bayatku ini wahai Raja Abdullah, tulislah namaku diurutan pertama atau terakhir. Taubat Yaa Rabbi, saya telah menyampaikan pesanmu Yaa Rasulullah saw. Semoga dihari Mahsyar nanti namaku tertulis didalamnya sebagai yang memberi bayat kepadamu wahai Raja Abdullah. Dan tentara surgawi akan mendukungnya, maka janganlah takut wahai Raja Abdullah. Fatiha. 

Saya akan mencium tangan dan kaki Raja Abdullah karena Raja Abbdullah bersama yang haqq, maka tidak ada yang dapat diatas yang Haqq. Bersukurlah wahai ahlul bayt di Jordan. Pesan ini datang kepadaku ketika kalian datang kesini, sampaikan salamku kepada Yang Mulia Raja Abdullah, ketika kalian kembali ke Jordan, ciumlah tangan dan kaki Rajamu, mudah-mudahan dia mau melihatku, karena perbendaharaan dunia berada dibawah kakinya. Semua yang menentangnya akan dikalahkan, karena dia mendapat dukunganNya. Fatiha.

Wa min Allah at Tawfiq

Senin, 27 Februari 2012

MA’RIFAT SHALAT
(DALAM Al-Qur’an)
JILID I








Disusun Oleh :


K.H.R UKI MULKI
DRS. MUHAMMAD SARI

=========================================================================================


 KATA PENGANTAR

Telah lama dikandung maksud untuk menulis buku yang dapat  menggambarkan penjelasan dan pemahaman, makna dan manfaat Sholat, untuk kehidupan sehari-hari, hingga akhirat, Hasil penelaahan renungan bahasan Al-Quran.
 Banyak permintaan, dorongan dan saran yang datang dari masyarakat tertentu agar kami berdua penulis dapat menuangkan pikiran dan pandangan dari pertemuan yang sering diungkapkan dalam berbagai kesempatan baik melalui silaturahmi, maupun kuliahan di Sekoiah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, termasuk dari Majelis Ta`lim.
 Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah, dengan izin-NYA penulis kini dapat menyusun buku berjudul, “MA`RIFAT SHOLAT Dalam Al-Qur’an" semoga buku ini dapat bermanfaat kepada penulis dan kaum muslimin yang mempercayai dan mengamalkannya.
Semoga Allah S.W.T. melimpahkan rahmat, taufik dan hidayahnya bagi kita semua.
Amin  ya Robbal ‘Alamin.


Pandeglang Banten                                               Penulis:
22 November 1997                                               K.H.R. UKI MULKI  
17 Rajab 1418 H                                                  DRS. MUHAMMAD SARI


i
=========================================================================================

 DAFTAR ISI (Sambil di Edit)

Kata Pengantar ……………………………………………………..i
Daftar Isi I  ………………………………………..………………....ii
Daftar Isi II ……………………………………….....……..………..iii
BAB I  ………………………………………………...…...……..…1
1. Pendahuluan  ………………………………………...…...……..1
2. Pengalaman Spikulasi orang mu’min  …………….……...….. 1
3. Orang Mu’min mencoba kembali mencari ni’mat 
    yang pernah teraih ……….................................................……...2
4. Landasan pijakan orang mu’min menuju jalannya  ……….....  3
1. Makna Shalat Istilakhi………………………………..……....….5
2. Makna Shalat Lughawi……..………………………………….. 5
3. Methodologi dan Teknologi metha fisik Shalat..…………….   8
    3.1. Syari’at Shalat ………………………………………….…12
    3.2. Thariqat Shalat………………………………………….…13
    3.3. Haqiqat Shalat ……………………………………………18
    3.4. Ma’rifat Shalat………………………….……………….…24
1. Pelaksanaan Shalat Istilakhi ……………………………….…29
2. Pelaksanaan Lughawi…………………………………………33
3. Gambaran Shalat Istilakhi dan Lughawi...................................35
4. Sejarah Manusia Yang mendapat Nikmat Tuhannya.............. 38
5. Sejarah Manusia Yang mendapat Nikmat Dan Yang Tidak....42
BAB IV ASHAL-USHUL TERJADI SHALAT, 
MALAIKAT DAN RUH MANUSIA
l. Ashal-Ushul terjadi Shalat Melalui Enam Tahap........................44

ii
=========================================================================================


2. Ashal-Ushul Terjadi jabatan malaikat dengan 
    Ruh Manusia .............................................................................. 46
3. Kembalinya Ruh Manusia Yang Paripurna 
    Melalui Jasad Bentuk Malaikat Kepada Tuhannya ………... 46
4. Lamanya perjalanan kembali Ruh (Malaikat) kepada
    Tuhannya ke alam asalNya  .…………………………....…… 47
5. Kendaraan Malaikat Kepunyaan Allah Yang Tercepat 
    Diciptakan Buraq (kilat/Cahaya) Untuk Orang Mukmin 
    Yang Taat Kepada Syari’atNya …........................................... 48
6. Asal-Usul kata Syarat, Syari’at, Haqiqat dan Ma’rifat .…....  48
7. Petunjuk Jalan Mencapai Tujuannya ….…………….…....… 49
BAB V TUJUAN SHALAT (TARGET SHALAT) ..................... 55
  1. Shalat Shubuh .................................................................. 57
  2. Shalat Dzuhur   …………………….........…...…............  64
  3. Shalat Ashar ……………………………......…..….....    70
  4. Shalat Maghrib …………………………..........….......    74
  5. Shalat Isya ………………………………...…..............    77
PERIHAL WAKTU IBADAH …………………...….………........  82
Lampiran 1
Ta’rif Shalat untuk mencapai Shalat yang Khusuk ……....…..... 87
Daftar Bacaan ………………………………………....…...…...  88


 iii

=========================================================================================
Sumber : Majelis Dzikir At-Taubah Cilegon Banten

Minggu, 04 Desember 2011

Minggu, 31 Juli 2011

Sejarah wahabi diYahudikan oleh Yahudi!! (Kenapa Yahudi mencipta wahabi??)

Yahudi adalah bangsa Israel yangg sangat benci kepada Tuhan Nabi Muhammad SAW hanya kerana Nabi akhir zaman itu bukanlah lagi dari Bani israel. Mereka bangsa yang terlalu tebal asobiahnya, sehingga mereka sanggup bermusuh dengan Tuhan. Sebab itu mereka cetuskan Ajaran anti Tuhan- anti Islam, sekularisme dan menyebarkannya ke seluruh dunia. Yahudi juga dikenali sebagai Zionis. gerakan ini mula di susun rapi setelah Theodore Herl (pengasas organissasi yahudi internasional) menulis buku "Negara Yahudi" pada 1896. Konsep ZIONISME yg menganggap kaum yahudi adalah bangsa terpilih menjadi kuasa terunggul utk memerintah dunia ini. memerintah dunia ini dari bukit Zion atau sion di jarussalem sebagai pusat pemerintah yahudi. Disinilah terletaknya masjidil Aqsa yang telah wujud sejak zaman Nabi Ibrahim A.S ia adalah tapak bersejarah bagi semua agama samawi. Namun, kerana Yahudi dan Kristian menolak Nabi Muhammad SAW , MAKA Baitul Maqdis menjadi rebutan antara yahudi, kristian dan Islam. Baitul maqdis adalah kota ketiga terbesar umat Islam selepas Makkah Mukarramah dan Madinah Al-Munawarah. Makkah Al-Mukarramah: 1) terdapat kaabah dan masjidil Haram, 2) Tanah kelahiran Rasulullah SAW 3) Tapak kenabian Muhammad SAW. Madinah Al-Munawarrah 1) Terdapat Masjid Nabawi. 2) Terdapat jasad Rasulullah SAW. 3) Terbina Daulah Islam pertama dimana Yahudi terhalau dari Haramain (Makkah dan Madinah). Baitul maqdis 1) terdapat masjidil Aqsa 2) Kiblat pertama umat islam sebelum diubah ke Masjidil haram 3) Negeri Isra dan miraj tempat perhentian terakhir sebelum Rasulullah SAW MIRAJ KE SIDRATUL MUNTAHA. Pada 639M dibawah pemerintahan khalifah Umar Al-Khattab, Gabenor Amru bin Ash berjaya menawan Baitul Maqdis dengan aman damai. Pada 1099M perang salib pertama, Baitul maqdis jatuh ketangan kristian. Pada tahun 1189M Salahuddin Al-Ayubi menawan semula Baitul Maqdis dari tangan Richard The Lion Heart. Maka sempurnalah tiga kota suci ini berada dalam khalifah Islamiyah hingga 1917M. Dendam Yahudi terhadap Nabi Muhammad SAW dan Islam semakin mendalam. Satu konpirasi dirancang begitu rapi untuk mennentang kebangkitan Islam dari dalam. Yahudi mendirikan pusat Studi Islam untuk melatih ejen-ejen perisikan untuk menyusup ke dalam masyarakat islam. Tahun 1822 didirikan "Society Asiatic of Paris, di Paris". Tahun 1823 Royal Asiatic Society of Great Britain and Ireland didirikan di Inggeris; Tahun 1842 American Oriental Society, didirikan di Amerika; Tahun 1916 University Of london mendirikan School Of Oriental Studies sekarang menjadi SOAS (School of Oriental and African Studies). Ejen-ejen Orientalis itu dihantar ke negara-negara Islam dan untuk menyamar sebagai Ulama. Di antara TOKOH-TOKOH orientalis dari Yahudi dan Kristian yang menyusup ditengah-tengah umat islam adalah Mr. Hempher (Syaikh Muhammad Majmui) pada tahun 1710 dihantar oleh British ke Mesir, turki, iraq, hijjaz dan sekitarnya. Mr. Christiaan Snouck Hurgronye (Syaikh Abdul Ghaffar) 1857-1936) di Aceh dan Nusantara. Duncan Black MacDonald (1863-1943) dihantar ke Amerika dan menjadi rujukan cenderakawan Islam dari seluruh dunia.

WAHABI satu konspirasi menjatuhkan Islam dari dalam!!

Apa itu WAHABI?

Wahabi adalah satu fahaman yang diasaskan Oleh Muhammad Bin Abdul Wahab. Fahaman ini dinisbahkan atas nama bapaknya Abdul Wahab kepada WAHABI, Tidak kepada namanya sendiri kepada Muhammadi. ini kerana kesepakatan Ulama supaya Umat Islam tidak keliru dengan Fahaman yang dibawa Oleh Muhammad bin Abdul wahab dan Ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Muhammad bin Abdul Wahab adalah orang yang Lemah Ingatan dan Gagap. Ayah dan Abangnya sendiri menganggap beliau tidak siuman. Muhammad bin Abdul wahab sangat terpengaruh dengan ajaran Ibnu Taimiyah yang mengasaskan fahaman Mujasimmah. kemudian dia mengembara dan belajar di BASRAH. berguru dengan Syaikh Muhammad Al-Majmui iaitu Mr. Hempher. Beliau adalah seorang yang pakar bahasa Arab, turki, parsi dan telah lama mempelajari islam. Mr. Hempher merasuh Muhammad bin Abdul Wahab dengan hadiah Mutaah 2 orang ejen perempuan Yahudi yang menyamar sebagai muslimah. Maka dengan Mudah Yahudi mengatur untuk mengajar Muhammad Bin Abdul wahab tentang fahaman yang baru yang sesuai dengan rancangan yahudi. Dengan ajran yang baru itu, Muhammad bin Abdul Wahab kembali ke kampungnya, Namun ditentang dan diusir oleh bapaknya seorang Ulama Sunni (Ahlus Sunnah Wal Jamaah).

Kerjasama Yahudi, Keluarga Al-Saud dan Golongan Wahabi membentuk kerajaan Arab Saudi.

Selepas diusir oleh ayahnya, muhammad bin Abdul Wahab menyambung terus menyebarkan ajarannya itu ke seluruh Najd. Perjuangan yang disebarkan oleh muhammad bin Abdul Wahab itu dipantau oleh Mr. Henpher dan disokong oleh kerajaan British. Muhammad Bin Abdul Wahab membawa misi Yahudi kepada pemimpin-pemimpin Arab. Pada Tahun 1747 Muhammad Bin Abdul Wahab bertemu dengan Muhammad bin Sa'ud, dia adalah keturunan Yahudi. Maka bergabunglah Muhammad Bin Abdul Wahab dengan Muhammad bin Sa'ud untuk mengembangkan ajaran wahabi. Diantara ajaran wahabi ialah, Siapa yang tidak ikut wahabi di anggap SESAT, KAFIR, HALAL DARAH dan HARTANYA DIRAMPAS. Dengan fatwa Wahabi Ini, Maka orang-orang yang tidak ikut dengan Wahabi akan dibunuh dan hartanya dirampas. Kaum Wahabi melancarkan Perang didalam dan diluar wilayah Najd, seperti Yaman, Hijjaz, daerah sekitar Syria, dan Iraq. Mereka membantai 300 lelaki wilayah kota Al-Ahsa dan merampas harta milik mereka. Pasukan Muhammad Bin Sa'ud dan Muhammad Bin Abdul Wahab terus melakukan kekejaman keseluruh Arab. Siapa yang Taat kepada ajarannya Wajib berBai'at, bila melawan Wajib dibunuh dan harta miliknya dirampas.

Diantara Umat Islam yang paling banyak dibunuh oleh pasukan ini adalah, Keturunan Rasulullah SAW. Namun ada diantara keturunan Rasulullah SAW yang sempat melarikan diri ke Malaysia dan Indonesia. Peninggalan Rasulullah SAW dimusnahkan supaya Umat Islam tidak lagi membesarkan Rasulullah SAW dan keturunannya. Pada Tahun 1793 Muhammad Bin Abdul Wahab meninggal dunia, Namun ajaran Wahabi semakin mengembang dengan sokongan keluarga Muhammad Bin Sa'ud dan British atau Yahudi. Dinasti As-Sa'ud dan golongan Wahabi terus meluaskan jajahannya hinga pada tahun 1912, berjaya menguasai seluruh Najd.

Yahudi mencetuskan Rovulusi Arab untuk menjatuhkan Empayar Islam Usmaniyyah

Ketika pemimpin Empayar Usmaniyyah telah diserang oleh Penyakit Al-Wahan. Agenda Yahudi seturusnya ialah menghapuskan pemerintahan para syarif Makkah yang bertindak sebagai penjaga Haromain. Yahudi melantik satu ejen Yahudi untuk masuk kedalam bangsa Arab. Ejen ini ialah Sainstis yang menguasai 6 bahasa Dunia, termasuklah bahasa Arab. Yahudi mengesan siapakah Tokoh Bangsa Arab yang Inginkan kekuasaan. Ditemukan tokoh Sherif Hussin, wakil empayar Usmaniyyah di haromain. Yahudi berjaya menghasut dan menipu Sherif Hussain untuk membebaskan diri dari Empayar Islam Usmaniyyah. Yahudi menaburkan semangat Nationalism untuk menentang Bangsa Turki dan memimpin empayar Islam Usmaniyyah. Perhubungan antara Yahudi dan Sherif Husain sangat rapat, Bahkan menjadi kawan karip putranya yang bernama Amir Faisal. Amir Faisal berpaling tadah dan memihak kepada Britain, sejak dari itulah kerajaan Arab jadi Tali barut Britain. Atas nasihat Yahudi, Sherif Hussain mengirim surat rahsia, untuk memohon bantuan tenteran British dengan menjanjikan Sherif Hussain sebagai tentera bagi seluruh wilayah Arab, maka mudahlah Yahudi mencatur keluarga ini untuk mengagih-agihkan wilayah-wilayah sesuai dengan perancangan Yahudi. Pada Tahun 1915 Britain mula menduduki kawasan Iraq, akhirnya pada tahun 1917, Britain menduduki semula kawasan Palestin. Pada tahun 1918, tentera Britain menduduki pusat pemerintahan Turki Usmaniyyah, iaitu Istanbul. Perjanjian Faisal & Weizmann ditandatangani pada 3 januari 1919 dalam persidangan Paris. Weizmann adalah prasident Pertubuhan Zionis Dunia. Selepas perjanjian itu, Weizmann menjadi Prasident pertama dinegara Israel. Iraq diserahkan kepada Amir Faisal, Jarussalam atau Palestin diserahkan kepada Kristian, Baitul Maqdis diserahkan kepada Yahudi. Pada Tahun 1922, setelah tamat perang dunia pertama, persidangan diadakan. Hasil persidangan, Sistem khilafah Islam di Tamatkan. Kedua, Khalifah dibuang keluar negara. Ketiga, Harta Khalifah dirampas. Keempat, kerajaan Turki Baru ditubuhkan atas dasar Sekular dibawah pimpinan Mustafa Khamar. Negara-negara jajahan Turki usmaniyyah di ambil Alih sebagai jajahan British, prancis dan itali.

Yahudi Melantik Wahabi sebagai Penguasa Haromain

Setelah kejatuhan Empayar Usmaniyyah, Negara-negara kecil seperti Kuwait, Yaman, dan lain-lain diserahkan kepada khabilah-khabilah yang dipilih oleh yahudi. Negara-negara kecil itu, semua tertakluk kepada jajahan British, Prancis dan Itali. Janjinya kepada Sherif Hussain untuk mengangkatnya sebagai penguasa seluruh Arab hanyalah janji Kosong. Sherif Hussain hanya mendapat kerajaan Jordan yang kecil dan miskin. inilah Balasan bagi pengkhianat Islam. Pada Tahun 1925 keluarga As-Sa'ud berjaya menawan Kota Suci Makkah daripada Sherif Hussain. Pada 10 Januari 1926 Abdul Aziz As-Sa'ud ditabalkan menjadi Raja Hijjaz di Masjidil Haram, Makkah. Pada tahun 1932 setelah menguasai sebahagian besar semenanjung Arab, Ibnu Sa'ud menamakan tanah gabunggan hijjaz dan Najd sebagai Arab Saudi. Abdul Aziz ibnu Sa'ud kemudian menabalkan dirinya sebagai Raja Arab Saudi dengan sokongan Pihak British. Fahaman Wahabi menjadi Agama Rasmi Arab Saudi dan dikembangkan ke seluruh dunia.

Mengapa Yahudi Mencipta Wahabi?

1) Yahudi sangat Faham, kerana kekuatan umat Islam adalah pada kekuatan Rohnya yakni Rohnya sangat kenal Cinta dan Takut kepada Allah SWT, oleh kerana itu Umat islam mesti dipisahkan dari Allah.

2) Yahudi sangat faham, bahawa kehebatan Umat Islam kerana berjaya menghubungkan kekuatan Roh dan kehidupan Lahir. Maka keyakinan adanya kuasa Roh dalam kehidupan Lahir itu mesti dihapuskan.

3) Yahudi sangat Faham, Bahawa Kunci Kemenangan Umat Islam adalah kerana Adanya Bantuan Ghaib dari Allah SWT, maka Yahudi menghapuskan keyakinan Umat Islam kepada Perkara Ghaib Itu. Ulama Sufi dan Tarikat yang mempunyai karomah dikatakan SESAT dan SYIRIK.

4) Yahudi tahu, bahawa kekuatan Islam adalah kepada Pencintaan Umat kepada Rasulullah SAW, Ahlul Bait, dan Para Sahabat Baginda SAW. Maka segala peninggalan atau amalan boleh meyuburkan kepencintaan itu diMUSNAHkan dengan alasan Bida'ah, khurafat, dan Syirik serta lain-lain alasan yang diada-adakan.

5) Yahudi sangat faham Selemah-lemah Umat Islam, Mereka sangat fanatik agama para Ulama. Oleh kerana itu, Ulama baru dan Islam gaya baru mesti dicipta yang sesuai dengan Agenda Yahudi itu.

6) Untuk menguasai Kota Suci Umat Islam Haromain. Yahudi tidak dapat menghancurkannya seperti tempat-tempat yang lain kerana ditakutkan Umat Islam sedunia akan bangkit menentang Yahudi.

Kejahatan Wahabi

1) membuat Fatwa setiap yang Bida'ah itu sesat dan yang sesat itu neraka.

2) membuat Fatwa Umat Islam yang tidak ikut ajarannya itu sesat, Halal Darah dan Hartanya dirampas.

3) Membunuh Keturunan Rasulullah SAW.

4) Menghukumkan Sesat keturunan Rasulullah SAW dan Para sahabat yang Utama.

5) Menganggap Alam Roh Itu tidak Wujud.

6) Menolak adanya Alam Lahir dan Alam Roh.

7) Memusnahkan peninggalan Rasulullah SAW.

8) Dalam mempelajari Ilmu Usuluddin atau Tauhid menganut fahaman Ibnu Taimiyyah, yang menganggap Tuhan Itu berjisim seperti makhluk atau mujassimah.

9) Didalam Feqah dibenarkan menampal-nampal mazhab.

10) Mengambil Sumber Al-Quran dan Hadith tanpa ijma' Ulama dan Qiyas.

11) Melarang keras Umat Islam berdoa dengan tawassul (perantaraan).

12) Melarang menziarahi Kubur sekalipun Makan Nabi muhammad SAW.

13) menghancurkan bangunan atas tempat lahir Nabi SAW.

14) Melarang memuji-muji Nabi seperti baca Qasidah, berzanji, Burdah, tahlil, dan sebagainya.

15) Melarang Umat Islam merayakan dan memperingati Maulidur Rasul, Israk Mikraj, dan semua perayaan hari kerayaan Islam yang lain.

16) Melarang belajar Sifat 20 dan menuduh sesat fahaman Asy'ari iaitu fahaman Kaum Ahlus sunnah Wal Jamaah.

17) Melarang Amalan Tarikat, Umpamanya Tarikat Naqsabandiyyah, Syazali, Muhammadiah dan lain-lain tarikat.

18) Mengundang Amerika untuk mengesport kekayaan minyak di timur tengah.

19) Berkomplot dengan Amerika membina pengkalan tentera di Arab Saudi.

20) Meminta bantuan tentera bersekutu dalam perang, untuk menghancurkan Saddam Hussain.

21) Mencetuskan Gerakkan Teroris seperti Al-Qaeda, dan lain-lain. Untuk memburukkan Imej Islam.

22) Mengubah Arab menjadi Negara Yahudi, dan Haromain menjadi Kota Yahudi, dan lain-lain kejahatan yang merupakan konfirasi Yahudi seperti Punk, Skin Head, Black Metal, Chikano dan lain-lainnya. yakni Untuk menghapuskan keyakinan dan cinta Umat Islam kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. supaya umat islam mengikut cara hidup yahudi dan meninggalkan Tuhan Nabi Muhammad SAW.

Jelaslah bahawa tujuan Wahabi adalah untuk meninggalkan Allah SWT dan Rasulullah SAW dan mengikuti Yahudi. Wahabi adalah buatan Yahudi.

Siapakah yang akan memerangi Wahabi?

Wahai Umat Islam seluruh Dunia, Setelah kita tahu Rahsia ini, Marilah kita perangai Wahabi dan Yahudi dengan Langkah-langkah Ini.

1) Jangan terpengaruh dengan Ajaran ini, jaga diri dan keluarga Anda dari aliran Ini.

2) Berpegang teguhlah kepada Ahlus Sunnah Wal Jamaah iaitu Aqidah yang dibawa Imam Abu Hassan Al-Asy'ari dan Imam Abu Mansur Al-Muntaridi.

3) Kuatkan Hubungan dengan Allah SWT dan Rasulullah SAW, Kuatkan Hablum minal lah dan Hablum minal Nas.

4) Berfeqah dengan salah satu mazhab yang 4 iaitu Syafi'e, Maliki, Hanbali dan Hanafi. jangan dicampur-campur.

5) Lawanlah Hawa Nafsu Buang segala Sifat Jahat dalam Diri Kita dengan berTasawuf berpandukan Imam Al-Ghazali.

6) Amalkan wirid dan zikir secara berdisiplin dan istiqamah atau amalkan Tarikat yang ada Mursyid.

7) Jangan Mudah terpancing tawaran manis wahabi.

8) jangan sekali-kali terlibat dengan gerakkan militan.

9) Banyaklah bertaubat atas dosa-dosa sendiri dan dosa Umat Islam.

10) Berdoalah kepada Allah SWT supaya Allah SWT segera Hantar pemimpin yang membawa kebenaran untuk menentang Wahabi dan menghapuskan ajaran ini.

WaALLAHU 'alam bissowab.

Sumber: http://000000000001.com/index.php?q=aHR0cDovL20uZmFjZWJvb2suY29tL25vdGUucGhwP25vdGVfaWQ9MTI2MzAxODcwNzk2MzQ5JmFtcDtyZWZpZD0xNyZhbXA7X2Z0X2E9MTAwMDAyNDk2MTA4ODk4JmFtcDtfZnRfdGY9MTI2MzAxODcwNzk2MzQ5JmFtcDtfZnRfdHBpPTEwMDAwMjQ5NjEwODg5OCZhbXA7X2Z0X3RpPTE0JmFtcDtfZnRfc2FpPTIzNDc0NzE4NTYmYW1wO19mdF9mdGg9N2RlZDdkNDRjODk3MmZhNyZhbXA7X2Z0X3RpbWVfZnQ9MTMxMjE2ODUxNSZhbXA7X2Z0X21mX29iamlkPTEyNjMwMTg3MDc5NjM0OQ%3D%3D

Kamis, 23 Desember 2010

MEMILIH GURU NGAJI


Sumber : Majelis Dzikir At-Taubah Cilegon Banten.


Penulis sengaja memilih judul ini “MEMILIH GURU NGAJI” karena menurut penulis ini sangat penting untuk diketahui oleh semua orang Islam.
Yang penulis maksud dengan guru ngaji disini adalah guru yang mengajarkan tentang ketauhidan kepada Allah SWT, karena dari nabi Adam AS sampai nabi Muhammad SAW semuanya membawa misi tentang mentauhidkan atau mengesakan Allah SWT.

Salah dalam memilih guru ngaji kemungkinan salah pula dalam melangkah kedepan untuk bersikap dalam beragama.

Tentang keinginan belajar ilmu agama selain ilmu tauhid misal ilmu syariat/ilmu fiqih, ilmu nahwu, ilmu bahasa arab, ilmu hadist dan lain-lain, silahkan saja belajar ke ustad atau kyai kebanyakan. Untuk belajar ilmu syariat/ilmu fiqih umumnya tidak terlepas dari mazhab empat imam, yaitu Imam Hanafi, Imam Maliki, Imam Hambali dan Imam Syafei.

Mana yang lebih didahulukan, belajar ilmu tauhid atau ilmu agama yg lainnya?
Kalau bisa semuanya, seandainya tidak bisa maka harus mendahulukan belajar ilmu tauhid. Karena belajar ilmu tauhid hukumnya lebih wajib daripada wajib yang lainnya.
Allah SWT berfirman dalam AlQur’an “….dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. 4:48)
Sedangkan lawan dari syirik adalah tauhid dan dari sini terlihat jelaslah bahwa tauhid menempati urutan pertama dibanding dengan ilmu yg lainnya.

Dari ilmu tauhid ini akan melahirkan/menurunkan ilmu adab, ilmu tatakrama, ilmu sopan santun, ilmu akhlaq, seperti hadist nabi : “dan tidaklah aku diutus melainkan untuk menyempurnakan kesempurnaan akhlak” (HR. Bukhori Muslim)
dalam hadist lainnya nabi bersabda, bahwa seorang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling mulia akhlaknya ( HR. At Tirmidzi )

Ilmu akhlak dibagi dua yaitu akhlak makhluk kepada penciptanya (Hablum Minallah) dan akhlak makhluk kepada makhluk yg lainnya.

Dari ilmu akhlak/adab/tatakrama/sopansantun ini akan melahirkan ilmu syariat/ilmu fikih. Ilmu syariat seperti sebuah SOP (Standard Operating Prosedur) atau sebuah tatacara yang dibakukan untuk melakukan sesuatu hal yg berhubungan dengan agama dan cara menjalankan SOP tersebut harus sudah dicontohkan oleh Rosulullah SAW. Misalkan kalau ingin sholat maka tatacaranya (SOPnya) harus begini dan begitu, anggota badan, pakaian dan tempat harus bersih dan suci, dll. Itu semua sebetulnya adalah menggambarkan sebuah adab atau tatakrama sopan santun untuk menghadap kepada sang Pencipta.

Ok, kita kembali ke masalah guru tauhid.
Lantas bagaimana kriteria dalam memilih guru ngaji tauhid?

Dalam memilih guru ngaji disini penulis menggunakan metode “ILMU SANAD HADIST”

Kalau kita perhatikan dalam periwayatan sebuah hadist nabi, disana ada sebuah sanad atau mata rantai yang menghubungkan antara pembaca/pengamal hadist dengan Rosulullah Nabi Muhammad SAW.

Contoh sebuah sanad/mata-rantai hadist adalah ( tentang niat) :

Alhamidi Abdullah bin Zubair menyampaikan hadits kepada kami dengan berkata: Sufyan telah menyampaikan hadits kepada kami dengan berkata: yahya bin Sa’id Al-Anshari telah menyampaikan hadits kepada kami dengan berkata: Muhammad bin Ibrahim at-Taimiy telah memberitahukan kepadaku ia telah mendengar Al-Qamah bin Waqash dari Umar bin al-Khatab r.a. berkata di atas mimbar (jum’at): Saya telah mendengar Rasullah SAW. Bersabda: Sesungguhnya setiap amal itu tergantung kepada niatnya dan seseorang itu hanya akan mendapatkan (sesuatu) sesuai dengan niatnya.Siapa melakukan hijrah untuk memperoleh dunia maka ia akan memperolehnya, atau demi wanita maka ia akan menikahinya,…. (Hadist Riwayat Bukhari).

Kalau ditulis lebih sederhana sanad/mata rantai hadist diatas adalah sebagai berikut:

Al-Bukhari =► Alhamidi Abdullah bin Zubair =► Sufyan =►Yahya bin Sa’id Al-Anshari =► Muhammad bin Ibrahim at-Taimiy =► Al-Qamah bin Waqash =► Umar bin al-Khatab r.a =► Rosulullah Nabi Muhammad SAW.


Hadist tentang NIAT diatas adalah shahih, artinya memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a. Sanadnya bersambung.
b. Diriwayatkan oleh penutur/perawi yg adil, memiliki sifat istiqomah, berakhlak
baik,tidak fasik, terjaga muruah(kehormatan)-nya, dan kuat ingatannya.
c. Matan (redaksi dari hadits)-nya tidak mengandung kejanggalan/bertentangan (syadz) serta tdk ada sebab tersembunyi atau tdk nyata yg mencacatkan hadits.

LANTAS APA HUBUNGAN ANTARA HADIST DENGAN MEMILIH GURU NGAJI/TAUHID?

Ya, ada hubungannya yaitu menyangkut masalah SANAD. Kalau di ilmu hadist ada sanad (mata rantainya bersambung ke Rosulullah SAW) maka dalam memilih guru ngaji harus ada sanadnya juga (mata rantai guru ngaji yang bersambung kepada Rosulullah Nabi Muhammad SAW)
Misal guru tauhid a (guru ngaji yg masih hidup) dari guru tauhid b dari guru tauhid c dari guru tauhid d dan seterusnya sampai bersambung ke Rasulullah SAW. Rasulullah SAW dari ALLAH SWT melalui perantara Malaikat Jibril AS.

Mata rantai bisa juga terbentuk ketika seseorang mengalami sebuah perjalanan spiritual bertemu dengan Rosulullah SAW, sehingga membentuk sebuah mata rantai baru dan ini bisa saja terjadi kapan saja dan di daerah mana saja.

Jumlah guru ngaji tauhid yang sanadnya nyambung ke Rosulullah SAW tsb setiap waktunya (setiap jamannya) berjumlah sama dengan jumlah para sahabat Nabi SAW. Jika salah satu dari mereka ada yang meninggal dunia maka Allah SWT akan segera menggantinya dengan lainnya.

Jumlah sahabat Nabi SAW sama dengan jumlah para Nabi.
Jumlah para Nabi menurut hadist adalah 124.000 (seratus dua puluh empat ribu)

Dari Abi Dzar :ia berkata : "Saya bertanya, wahai Rasulullah berapa jumlah nabi?". Beliau menjawab, "Jumlah nabi sebanyak 124.000 orang, di antara mereka yang termasuk rasul sebanyak 315 orang" (H.R. Ahmad).
Disebutkan bahwa para Sahabat Nabi SAW berjumlah 124 ribu orang. Dan Sahabat yang paling terakhir meninggal dunia adalah Abu at-Thufail Amir bin Waatsilah al-Laitsi. Sebagaimana yang ditegaskan oleh imam Muslim, beliau meninggal pada tahun 100H, dan ada yang mengatakan pada tahun 110 H.(dikutip dari Keutamaan dan Hak-Hak Para Sahabat, Abdullah bin Sholeh Al-Qushair, Cetakan Islamic Da'wah, hal 8-9)

Dalam sebuah hadist dikatakan bahwa “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para Nabi. Sungguh para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak”. (HR: Tirmidzi, Ahmad, Ad-Darimi, Abu Dawud.).
Dari hadist diatas dikatakan bahwa ulama adalah pewaris para Nabi, sedangkan jumlah Nabi ada 124.000 orang. Jadi seorang ulama bisa saja mewarisi ilmunya Nabi Ibrahim AS, Nabi Khidir AS, Nabi Musa AS, Nabi Muhammad SAW (sudah pasti) dan lain-lain.

Selanjutnya penulis berpendapat bahwa jumlah ulama/guru ngaji tauhid yg sanadnya bersambung ke Nabi Muhammad SAW pada setiap waktu adalah berjumlah 124 ribu orang. Mereka menyebar keseluruh dunia oleh karena itu carilah salah satu dari mereka agar diri kita tersambung ke Rosulullah SAW melalui mereka.

Ibarat aliran listrik, Allah SWT sebagai pembuat pembangkit listriknya (pembuat generatornya), Rosulullah SAW bertindak sebagai pembangkit listriknya (generatornya), guru ngaji tauhid bertindak sebagai jaringan distribusi listriknya (trafo dan kabel listriknya) sedangkan kita-kita ini adalah bertindak sebagai pelanggan/konsumen/pemakai aliran listrik tsb.

Dengan menyambungkan diri kita ke salah satu guru ngaji tsb maka insyaAllah lampu yg ada dihati kita akan menyala karena teraliri listrik dari Rosulullah SAW melalui kabel guru ngaji tauhid tsb (waAllahu ‘alam). Setiap guru ngaji tauhid tidak serta merta menjadi guru ngaji tauhid. Mereka semacam ada surat tugas (amanah) dari Rosulullah SAW melalui sebuah perjalanan spiritual. Yg dimaksud perjalanan spiritual disini bisa saja ketika seseorang itu sedang tidur atau dengan kondisi lainnya.
Dalam sebuah hadist Nabi dikatakan : Barangsiapa melihatku di dalam tidurnya, maka ia sungguh telah melihatku, karena syetan tidak dapat menyerupaiku. (HR. Bukhari)
”Barangsiapa yang melihatku disaat tidur maka sungguh dia telah melihatku. Sesungguhnya syetan tidak bisa menyerupaiku.” (HR, Tirimidzi)

Mungkin dalam hati para pembaca akan timbul beberapa pertanyaan antara lain :
1. Bagaimana kita tahu bahwa orang dalam mimpi tsb adalah Rasulullah SAW, sedangkan
kita bukanlah seorang sahabat Nabi atau keluarga Nabi yg memang secara fisik
sudah pernah bertemu dengan Rasulullah SAW ?
2. Apakah tidak mungkin syetan/iblis mengaku-aku dirinya Rasulullah SAW dengan
merubah bentuk menjadi seorang manusia kemudian menampakkan kepada orang awam
sedangkan secara fisik/rupa/bentuknya sebetulnya jauh dari fisik/rupa/bentuk
Rasulullah SAW ?

Orang yg mimpi bertemu dengan Rasulullah SAW biasanya dalam mimpinya ada sebuah petunjuk yang memberitahu bahwa orang itu adalah Rasulullah SAW, petunjuk itu datangnya bisa dari dalam hatinya (hatinya melihat dan berkata) bahwa orang itu adalah Rasulullah SAW. Dalam AlQur’an surat An-Najm ayat 11 dikatakan “Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya”.

Menurut QS. An-Najm ayat 11 diatas dapat dikatakan bahwa apa-apa yg dilihat/didengar/dikatakan oleh hati itu memang benar adanya, baik orang itu dalam keadaan terjaga maupun sedang tidur. Yang penulis maksud hati disini adalah hati nurani bukan hati sanubari. Hati nurani bersumber dari NUR (cahaya Ilahi) sedangkan hati sanubari bersumber dari bisikan sifat syetani. Hati nurani mempunyai mata hati, telinga hati dan suara hati.

Pemberitahu lain dari orang yg mimpi bertemu dengan Rasulullah SAW selain dari hati nurani adalah bisa juga dari seseorang yang menunjukkan kepada pemimpi bahwa orang yg ditunjukkan itu adalah Rasulullah SAW atau bisa juga Rasulullah SAW sendiri yang memberitahu kepada pemimpi bahwa dia adalah Rasulullah SAW dan hati nurani si pemimpi membenarkannya. WaALLAHU ‘alam bissowab.

Penulis mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan artikel ini,(sambil direvisi)

Wassalam.

Selasa, 13 Juli 2010

Hubungan Antara 4 Unsur (Api, Angin, Air, Tanah) Dengan Gerakan-Gerakan Dalam Sholat



Sumber : Majelis Dzikir At-Taubah Cilegon Banten.

Pada tulisan sebelumnya telah dijelaskan bahwa nafsu amarah tercipta dari unsur saripati api, nafsu lawwamah tercipta dari unsur angin, nafsu mulhimah tercipta dari unsur air dan nafsu mutmainnah tercipta dari saripati tanah dan juga sifat-sifat dari keempatnya.

Selanjutnya pada tulisan ini akan dibahas mengenai hubungan antara nafsu/jiwa dengan geraka-gerakan dalam sholat.

Dalam AlQur’an surat Al 'Ankabuut (29) ayat 45 dikatakan bahwa:
………….Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Dari dalil diatas terlihat bahwa ada hubungannya antara sholat (dalam hal ini salah satunya adalah gerakan-gerakan dalam sholat) dengan perbuatan keji dan mungkar yang biasa dilakukan oleh hawa nafsu.

Dalam sholat, gerakan sholat dibagi menjadi 5 gerakan yaitu:

1. Gerakan pertama dalam sholat adalah berdiri.
Ini adalah sama dengan sifat nafsu amarah dimana nafsu ini tercipta dari unsur api.
Sifat api salah satunya adalah selalu berdiri. Disinilah nafsu amarah yang ada pada diri manusia disempurnakan (dikembalikan ke kejadian asalnya yaitu anasir api) dengan bacaan-bacaan ketika berdirinya sholat yaitu antara lain bacaannya adalah ALLAHU AKBAR dan bacaan surat AlFatihah.

"ALLAHU AKBAR" menyempurnakan jiwa--jiwa yang memang perlu disempurnakan, oleh karena itu setiap ingin membunuh atau menyembelih binatang harus membaca ALLAHU AKBAR 3 kali setelah didahului dengan bacaan Bismillahi.

Jika proses penyempurnaannya berhasil, insyaAllah setelah selesai sholat tidak ada lagi rasa dendam, rasa ingin marah-marah dll. Sifat marah-marah, dendam, ingin menang sendiri dll, masuk ke dalam tubuh kita bersamaan dengan makanan yg kita makan jika makanan tersebut proses masaknya dengan menggunakan api, contohnya memasak nasi, sayur dll.

Oleh karena itu jika ingin mengurangi rasa amarah pada diri kita sebaiknya kurangi makanan-makanan yg dimasak menggunakan api, atau lebih tepatnya sering-seringlah berpuasa.

2. Gerakan kedua dalam sholat adalah rukuk.
Rukuk dalam sholat jika digambarkan badan kita dari pinggul sampai ke kepala akan membentuk sebuah garis horizontal. Ini sama dengan sifat angin yg biasanya bergerak secara horizontal dan nafsu lawwamah tercipta dari unsur saripati angin ini, dimana sifatnya adalah cenderung tidak punya pendirian, selalu menyesali diri, malas, selalu menuruti birahi/sex yg over dan nafsu makan yg terkadang berlebihan. Sifat ini biasanya dimiliki oleh binatang ternak. Jadi nafsu ini identik dengan nafsunya binatang ternak yang hanya makan, malas dan birahi/sex saja yang ada di otaknya.

Dalam gerakan rukuk sholat inilah nafsu lawwamah/kebinatangan yang ada pada diri manusia disempurnakan (dikembalikan ke kejadian asalnya yaitu ke anasir angin) dengan bacaan-bacaan ketika rukuknya sholat yaitu bacaannya adalah ALLAHU AKBAR, SUBHANA RABBIAL ADZIMI WA BIHAMDIHI 3x
Jika proses penyempurnaannya berhasil, insyaAllah setelah selesai sholat bisa lebih mengontrol sifat-sifat yg kurang terpuji yg telah disebutkan diatas.

3. Gerakan ketiga dalam sholat adalah sujud.
Sujud merupakan symbol dari sifat rendah diri dihadapan sang Pencipta. Saat sholat kepala/muka berada di bawah selevel dengan telapak kaki.
Ini sama dengan sifat air yang selalu mencari tempat yg terendah. Lihatlah air, dia selalu mencari dataran yg lebih rendah. Ini menandakan air selalu dalam keadaan bersujud dimanapun berada.

Dalam gerakan sujud pada sholat ini anasir air atau nafsu mulhimah yang ada pada diri manusia disempurnakan (dikembalikan ke kejadian asalnya yaitu ke anasir air) dengan bacaan-bacaan ketika sujudnya sholat.

Yang jadi pertanyaan adalah kenapa nafsu/jiwa ini juga perlu disempurnakan? Bukankah nafsu ini adalah nafsu yang tergolong baik? Selalu mengajak bersifat rendah hati pada sesamanya, lowprofil, pandai membawa diri dll. Ya memang benar, tapi nafsu ini bukan sebenarnya diri kita sejati, makanya tetap harus disempurnakan sebelum kita meninggal dunia. DIRI KITA SEJATI ADALAH RUH (CAHAYA ILAHI) YANG DITIUPKAN KE DALAM RAHIM IBU PADA SAAT JANIN BERUSIA ANTARA 3-4 BULAN DALAM KANDUNGAN. RUH (CAHAYA ILAHI) TERSEBUT BERSEMAYAM DI DALAM HATI NURANI, BUKAN DI HATI SANUBARI.

4. Gerakan keempat dalam sholat adalah duduk diantara dua sujud.
Duduk diantara dua sujud disini artinya badan atau jasmani kita mendekat ke arah tanah dan memang salah satu unsur penciptaan manusia adalah dari tanah.
Dalam gerakan duduk diantara dua sujud ini dimaksudkan untuk menyempurnakan nafsu mutmainnah agar sempurna kembali keasal kejadiannya yaitu anasir/unsur tanah, dengan bacaan takbir dan Robbighfirli warhamni…….dst.

Nafsu/jiwa mutmainnah ini juga tergolong nafsu yang selalu mengajak kearah kebaikan, selalu ingin banyak beribadah, rela berkorban untuk kepentingan orang lain, mau menanggung beban orang lain dll. Tapi sekali lagi nafsu ini bukan diri kita sejati, makanya sebelum meninggal dunia harus dikembalikan ke kejadian asalnya yaitu anasir tanah.

5. Gerakan kelima dalam sholat adalah duduk dengan bacaan tahiyat.

Rasullullah SAW bersabda bahwa sholat itu mi’rajnya orang mukmin (H.R. Baihaki, Muslim) Mi’raj artinya naik, mengalami kenaikan pengalaman/perjalanan spiritual menuju lebih dekat dengan Allah SWT.

Pada gerakan kelima dalam sholat inilah proses mi’raj terjadi. Renungilah arti dari bacaan-bacaannya:

Tahiyat adalah ucapan Nabi Muhammad SAW dimalam mi’raj. Dimana ketika Nabi sampai disuatu tempat (diatas Sidratul Muntaha) bertemu dengan Allah SWT, Nabi berkata:" Attahiyaatul Mubaraktus Shalawatut Toyibaatu lillah.. (Segala Penghormatan,
Keberakahan, Rahmat, dan Kebaikan hanya milik Allah).

Dijawab oleh Allah:" Assalamu alaika ayuhan nabiyu warahmatullahi wabarokatuh.. ( Salam, rahmat, dan keberkahan untuk mu ya Nabi (Muhammad).

Ditempat yg sedemikina tinggi dan agung, dimana Allah SWT hanya mengucapkan salam untuknya, beliau tidak lupa pada ummatnya.
Maka Nabi berkata:" Assalamu alaynaa wa'alaa ibaadillahis soliheen. (Salam untuk kami, dan hamba hamba Allah yang soleh)

Rupanya dialog antara Allah SWT dan Nabi (s.a.w) didengar oleh para Malaikat dilangit, maka mereka bersaksi: "Ashadu alla ilaha illallah, wa ashadu anna Muhammadar Rasulullah" ( Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan kecuali Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah).

Kesimpulan:

Pada kesimpulan ini penulis akan mencoba menarik benang merah antara “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar” (QS Al 'Ankabuut (29) ayat 45) dengan hadist Rasullullah SAW yang mengatakan bahwa “sholat itu mi’rajnya orang mukmin”

Jadi sebenarnya bahwa untuk melakukan mi’raj, perjalanan spiritual dalam sholat saat tahiyat adalah dengan syarat melaksanakan perintah terlebih dulu ayat 45 Alqur’an surat Al 'Ankabuut diatas, dalam arti bahwa kita harus bisa menundukkan dan menyempurnakan terlebih dulu 4 nafsu atau 4 jiwa yang merupakan jelmaan dari 4 unsur (api, angin, air, tanah) yang ada pada diri manusia yang telah dibahas pada bab sebelumnya.

Wujud dalam sholat dari “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar” adalah gerakan berdirinya sholat, rukuknya sholat, sujudnya sholat dan duduk diantara 2 sujud dalam sholat beserta bacaannya.

Sedangkan wujud dalam sholat dari “sholat itu mi’rajnya orang mukmin” adalah gerakan duduk tahiyat dan bacaannya dalam sholat.

Dengan menundukkan/mengendalikan 4 nafsu (bukan membunuhnya atau menghilangkannya) dalam tingkah laku/akhlaq kehidupan sehari-hari dan menyempurnakannya dalam sholat (gerakan sholat dan bacaannya yang khusuk) maka 4 nafsu/4 jiwa tersebut akan menjadi kendaraan atau Buraq dalam melakukan perjalanan spiritual/mi’raj setahap demi setahap menuju Dzat Yang Maha Sempurna Allah SWT melalui sholat.

WaAllahu ‘alam bissowab (hanya Allah SWT saja yang Maha Mengetahui yang sebenarnya), penulis mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan artikel ini.

Wassalam

Minggu, 04 April 2010

Empat Unsur Api, Angin, Air, Tanah dan 4 Nafsu Amarah, Lawwamah, Mulhimah & Mutmainah

Sumber : Majlis Dzikir At-Taubah Cilegon Banten.

Telah kita ketahui bersama bahwa segala sesuatu yang ada di langit dan dibumi dan segala sesuatu yang ada diantaranya bertasbih kepada Allah SWT.

Dalil Alqur’an bahwa benda mati dan benda hidup bertasbih:

QS. Al Israa (17) : 44
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.

Dari ayat diatas dijelaskan bahwa benda hidup dan benda mati bertasbih kepada Allah SWT.

QS.Saba/34:10
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud kurnia dari Kami. (Kami berfirman): "Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud", dan Kami telah melunakkan besi untuknya,

Dalil hadist bahwa benda mati juga bertasbih:

‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Sungguh dahulu kami mendengar makanan bertasbih dalam keadaan sedang dimakan.” [HR.Bukhari:3579]

Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu berkata: “Sesungguhnya aku menyaksikan Rasulullah SAW dalam sebuah halaqoh; ditangannya ada batu kerikil, lalu batu kerikil itu bertasbih di telapak tangannya. Bersama kami ada Abu Bakar, ‘Umar, ‘Utsman dan ‘Ali radhiyallahu ‘anhuma, maka orang-orang yang berada dalam halaqoh semua mendengar tasbihnya. Kemudian (batu itu) diberikan kepada Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu; lalu batu tersebut bertasbih ditelapak tangannya , semua yang berada di halaqoh mendengar tasbihnya. Kemudian diberikan kembali kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan bertasbih lagi ditangannya. Kemudian diberikan kepada ‘Umar
radhiyallahu ‘anhu, lalu bertasbih ditelapak tangannya, semua yang berada di halaqoh mendengar tasbihnya. Kemudian diberikan kepada ‘Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu, lalu bertasbih ditangannya. Kemudian diberikan kepada kami, tetapi batu tersebut tidak bertasbih ketika berada di tangan salah seorang dari kami. [HR.ath Thabrani]

Dalil Secara Ilmu Fisika :

Kita tahu bahwa setiap benda itu kalau dipecah-pecah menjadi bagian yang lebih kecil disebut MOLEKUL dan molekul ini masih dpt dilihat.
Molekul jika dipecah pecah menjadi bagian yang lebih kecil lagi disebut ATOM. Atom terdiri dari INTI ATOM dan ELEKTRON.

Inti atom dibagi lagi menjadi dua bagian : PROTON dan NETRON,
Proton bermuatan positif (+), netron mempunyai muatan netral dan elektron bermuatan negatif (-). Elektron ternyata hidup dan berputar (thawaf) mengelilingi inti atom dengan kecepatan 300.000.000 meter/detik sama dengan kecepatan cahaya nampak.

Dari teori diatas dapat diambil kesimpulan: Bahwa pada hakekatnya tidak ada benda mati (meja kursi dll) karena apa? Karena elektron
selalu berputar/bergerak (thawaf) dengan kecepatan 300.000.000 meter/detik mengelilingi inti atom.

Siapa yang menggerakkan elektron tersebut? Apa karena adanya gaya tarik menarik antara proton dan elektron? Mungkin ya. Lantas siapa yg
memerintahkan terjadinya gaya tarik menarik tsb?

Dalam ibadah haji kita juga mengenal adanya thawaf (berputar mengelilingi Ka'bah). Ini identik dengan thawafnya elektron mengelilingi inti atom.
Dan juga identik dengan planet-planet (bumi, bulan, dll) di galaksi bimasakti yg berputar/bergerak (thawaf) mengelilingi matahari.
Yah, mungkin ini adalah salah satu tasbihnya ciptakan Allah SWT. (Wa Allahu a'lam bisshawab)

Lantas bagaimana dengan api, angin, air dan tanah? Tentu benda tsb juga bertasbih, dan untuk melakukan tasbih tentu mempunyai roh (daya hidup).
Malaikat juga bertasbih, karena jika malaikat tsb berhenti bertasbih maka dia akan mati. Ini artinya roh (daya hidup) malaikat tsb ada pada tasbih.

“Segala sesuatu jika berhenti bertasbih kpd Allah SWT maka sesuatu itu akan lebur, musnah, lenyap, hilang keberadaannya (eksistensinya).”


Dengan demikian berdasarkan dalil-dalil diatas penulis berkesimpulan bahwa api, angin, air dan tanah pun juga mempunyai roh, karena kempatnya juga selalu bertasbih.

=> HAWA dan NAFSU

Dalam Al'Qur'an nafsu diistilahkan dengan "jiwa". Ada nafsu/jiwa yg jahat dan ada juga nafsu/jiwa yg baik.

Nafsu menimbulkan atau mengeluarkan hawa yang dalam istilah selanjutnya digabung menjadi satu yaitu “HAWA NAFSU”.

Hawa adalah keinginan sedangkan nafsu adalah perbuatan.
Hawa bisa juga adalah radiasi yang ditimbulkan oleh nafsu.

Misalkan kita ingin makan, keinginan untuk makan itu disebut hawa.
Jadi hawa itu masih dalam batas keinginan.
Kemudian jika keinginan tersebut ditindaklanjuti sehingga kita makan, maka perbuatan makan tersebut disebut nafsu.

Jadi sebetulnya yang perlu di kendalikan itu adalah hawanya atau keinginannya.
Jika hawa terkendali otomatis nafsu juga akan terkendali.

Oleh sebab itulah kenapa istri nabi Adam AS diberi nama Siti Hawa. Karena memang berawal dari keinginan nabi Adam AS yang saat itu merasa kesepian.

Nafsu atau jiwa juga mempunyai jasad tapi jasad halus, dan didalam jasad halus itu juga ada rohnya.

Roh dari nafsu/jiwa berbeda dengan roh manusia, Roh manusia turun/ada pada janin bayi ketika janin bayi berumur antara 3 sampai 4 bulan dalam kandungan ibu. Sedangkan nafsu/jiwa saat itu sudah ada lebih dahulu. Makanya janin bayi sudah hidup dan berkembang (ada denyutan) karena memang disitu sudah ada rohnya, yaitu rohnya dari 4 nafsu/jiwa tadi.

KAPAN NAFSU-NAFSU (JIWA-JIWA) ITU MULAI ADA?

Nafsu/Jiwa sudah ada bersama sperma, dan bisa hidup lama jika bertemu dengan pasangannya yaitu sel telur (terjadi pembuahan) dan menempel di rahim untuk berkembang.

Sperma hidup dan bisa berlari dengan kecepatan tertentu mencari sel telur untuk menyatu (membuahi) dan hidup di dalam rahim.
Sperma hidup dan bisa berlari karena mengandung jasad-jasad halus (mengandung nafsu-nafsu/jiwa-jiwa) dimana jasad-jasad halus tersebut mempunyai roh.

Nafsu/jiwa hidup menyatu dengan jasad manusia, dan berkembang serta bertingkah laku mengikuti perkembangan jasad manusia, dari janin bayi dlm perut ibu, lahir menjadi bayi, menjadi anak-anak, remaja, pemuda/dewasa, dan akhirnya tua dan juga nafsu tersebut akhirnya juga mati (sempurna kembali ke asalnya).

JENIS-JENIS NAFSU

1. NAFSU AMARAH
Nafsu amarah disebut juga EGO adalah nafsu yang paling rendah, paling buruk dan paling jahat tingkatannya dibandingkan dengan nafsu-nafsu yang lainnya.
Bahkan ada yang mengatakan nafsu/ego ini lebih kejam dari pada 70 sifat syetan.

Firman Allah Ta’ala : Surat 12 (YUSUF) Ayat 53

............Karena Sesungguhnya nafsu amarah itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku........

Nafsu amarah secara bawaan lahir menempati lapisan pembungkus terluar sebagai pembungkus hati nurani dan cahaya nafsu ini berwarna merah.
Karena menempati lapisan terluar maka nafsu ini biasanya lebih cepat responnya kalau ada apa-apa dibanding dengan jenis nafsu yang lainnya.

Nafsu amarah berasal dari unsur saripati api, sama dengan jin yg juga diciptakan dari unsur api. Disini ada kesamaan unsur antara pembuatan manusia dengan pembuatan jin yaitu sama sama mengandung unsur api.
Karena berasal dari unsur api tentu nafsu ini juga akan membawa/mewarisi sifat-sifat dari api itu sendiri.
Sifat-sifat dari api antara lain adalah:

Api bersifat panas => Pada diri manusia nafsu ini selalu akan membangkitkan rasa panas/emosi/pingin marah-marah melulu/temperament, mudah tersinggung, ingin beranten, suka bikin jengkel orang lain dan suka jengkel kepada orang lain, suka memecah belah persatuan, memfitnah, mengadu domba, dalam skala negara ingin perang/menjajah/menguasai negara lain, dan lain sebagainya.

Api berwarna merah => Pada saat diri manusia dikuasai oleh nafsu ini biasanya raut mukanya berwarna merah, telinga juga merah, jantung berdetak kencang (nafsu amarah ini memang ada hubungannya dengan jantung manusia).

Api selalu mengambil posisi berdiri tegak keatas menantang, tidak ada api menyala kearah bawah atau kesamping. Jika nyala api diarahkan kesamping atau kebawah tentu ujung api tersebut tetap akan berusaha pada posisi berdiri => Jika manusia sedang dikuasai oleh nafsu api amarah ini maka pada diri manusia tersebut akan mempunyai sifat sombong, tidak mau menerima kebenaran seperti sifat Iblis, selalu berprasangka buruk terhadap orang lain, merasa paling benar sendiri, paling suci sendiri,. Padahal sombong adalah pakaian Allah SWT bukan pakaian manusia atau makhluk.

Namun demikian bukan berarti kita sebagai manusia tidak membutuhkan nafsu amarah. Sebagai manusia kita tetap harus punya amarah, tetapi amarah yang dibolehkan menurut ajaran Islam. Ambisi untuk maju itu nafsu amarah, ambisi untuk bisa naik jabatan dalam pekerjaannya itu juga nafsu amarah, ambisi untuk selalu menang dalam suatu persaingan dalam bidang apapun itu juga salah satu sifat nafsu amarah, dll.

Kalau manusia tidak punya nafsu amarah maka berarti dia bukan manusia, mungkin malaikat. Jadi intinya nafsu amarah itu harus tetap ada pada diri manusia, Cuma kitanya saja yg harus pandai-pandai mengendalikan hawa amarah yg ditimbulkan oleh nafsu amarah itu. WaAllahu’alam bissowab.

2. NAFSU LAWWAMAH

Firman Allah Ta’ala dalam AlQur’an : Surat 75 (Al Qiyaamah) Ayat 2:

“Dan tidak! Aku bersumpah dengan nafsu lauwamah (jiwa yang amat menyesali dirinya sendiri)”
Dalam tafsir DEPAG dijelaskankan bahwa : Bila ia berbuat kebaikan ia juga menyesal kenapa ia tidak berbuat lebih banyak, apalagi kalau ia berbuat kejahatan.

Jadi nafsu lawwamah itu nafsu yang selalu menyesali perbuatannya, baik perbuatan terpuji maupun perbuatan tercela, artinya bahwa nafsu ini diri yang tidak mempunyai pendirian.

Sifat seperti ini dimiliki oleh anasir angin dan memang nafsu ini tercipta dari anasir angin.
Coba kita perhatikan tingkah laku angin. Angin bergerak tidak tentu arahnya (tidak punya pendirian), terkadang ke arah utara, selatan, timur, barat, keatas dll. Bergeraknya angin biasanya tergantung oleh musim atau tekanan angin.

Jika manusia lebih dominant nafsu lawwamahnya maka orang tersebut cenderung mempunyai sifat tidak punya pendirian, selalu terbawa arus, plinplan, terbawa oleh mode trend saat itu.
Selain itu nafsu ini juga mempunyai sifat sama dengan sifat binatang, yaitu nafsu birahi/sex dan nafsu makan yg terkadang berlebihan.

Meskipun demikian nafsu ini tetap saja ada sisi baiknya, tinggal bagaimana kitanya saja.

Nafsu lawwamah secara bawaan lahir menempati lapisan pembungkus kedua dari luar setelah nafsu amarah sebagai pembungkus hati nurani dan Cahaya nafsu ini berwarna kuning.

3. NAFSU MULHIMAH

Nafsu mulhimah berasal dari anasir air. Karena berasal dari saripati air maka nafsu ini mewarisi sifat-sifat dari air.
Sifat-sifat dari air antara lain adalah:
Air selalu mencari posisi tempat yang paling rendah.
Jika lebih dominant nafsu mulhimah ini maka manusia tsb akan mempunyai sifat rendah hati terhadap sesamanya dan selalu merasa rendah diri dihadapan Tuhannya.
Air selalu mengambil bentuk dari wadah yang ditempatinya.
Artinya manusia tsb pandai menempatkan diri, pandai membawa diri terhadap lingkungan sekitarnya atau bisa menyesuaikan diri kepada siapa yang sedang dihadapinya, dll.

Selain itu nafsu ini juga mempunyai sifat empati, gampang iba dan belas kasihan terhadap sesama, suka menolong, dll.
Nafsu mulhimah secara bawaan lahir menempati lapisan pembungkus ketiga dari luar setelah nafsu lawwamah sebagai pembungkus hati nurani dan cahaya nafsu ini berwarna putih.


4. NAFSU MUTMAINAH

Firman Allah Ta’ala dalam AlQur’an : Surat 89 (Al Fajr) ayat 27
Yg artinya :
Hai jiwa yang tenang

Nafsu mutmainah berasal dari saripati tanah. Karena berasal dari saripati tanah maka nafsu ini mewarisi sifat-sifat dari tanah. Sifat-sifat dari tanah/bumi antara lain adalah:
Tanah/bumi sering disakiti tapi malah selalu memberi manfaat. Lihatlah tanah/bumi, di injak-injak, dicangkuli, diambil isi perutnya (diambil hasil tambangnya), digunduli rambutnya (ditebangi pohon-pohonnya), dirubah bentuknya (diratakan gunung-gunungnya) dan lain sbgnya. Namun tanah tetap sabar. Oleh karena itu orang yg sudah mencapai tingkatan sifat tanah/bumi atau nafsu mutmainah ini biasanya mempunyai sifat yang sabar, rela menanggung beban orang lain dan lain-lain.

Sifat lain dari nafsu ini adalah selalu ingin beribadah terus sehingga terkadang yang lainnya terlupakan.

Nafsu mutmainah secara bawaan lahir menempati lapisan pembungkus keempat dari luar setelah nafsu mulhimah sebagai pembungkus hati nurani dan cahaya nafsu ini berwarna hitam.

WaAlahu'alam bissowab